Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blackberry. Tampilkan semua postingan

16/09/11

Handphone tanpa iklan di TV dan Konsumenisme di Indonesia

Apa yah handphone tanpa iklan di TV. Yang dijual maksudnya, bukan yang gak dijual di Indonesia tentu saja. Itulah handphone ini sering dijadikan suatu ukuran ke-eksklusifan seseorang. Handphone ini juga digunakan di banyak acara di TV sebagai hadiah dari kuis. Masih gak ketebak juga? Itulah Blackberry, yang biasa kita sebut BB dan terkenal dengan istilah Blackberry Messengger –nya.
Apa betul handphone ini gak ada di TV? Coba perhatikan baik-baik TV kalian apakah ada? Sebagai seorang penonton iklan, saya tidak menemukan apapun yang berhubungan dengan iklan komersial yang menjual sebuah Blackberry. Tapi melihat sekitar saya banyak yang menggunakan Blackberry, terlihat bahwa RIM (Research In Motion) sebagai perusahaan penjual Blackberry ini sukses besar memberikan pesan tersembunyi dibalik konsumenisme di Indonesia.

23/08/11

Hape Baru Nih Ye


Setelah sekian lama tidak pulang, akhirnya bisa juga membeli hp yang diinginkan (paling tidak mendekati). Telah lama banyak sekali orang yang beli BB (masa gak tau istilah ini sih) tapi saya berpikiran jauh berbeda dan menginginkan sesuatu yang lain yaitu sebuah smartphone dengan OS yang lain daripada yang lain. Kalau tidak windows phone 7 ya mungkin Android. Belum ada nama tersendiri untuk smartphone dengan OS android, awalnya sih saya pikir namanya “droid” tapi bukan.

Pertimbangan yang mendorong saya tidak menginginkan BB jenis apapun (kalo dikasih sih gak nolak) karena aplikasi dari BB nya itu sendiri yang menganggap mereka “eksklusif” dengan mempunyai semacam pengenal (PIN) dimana hanya pengguna BB juga yang bisa mengirim pesan. Padahal pada konsepnya sama saja dengan messengger lain pada umumnya, hanya saja BB dan BBM nya menekankan kita untuk membeli “ponsel tanpa iklan di TV” ini supaya bisa BBM-an, katanya.

“Ponsel tanpa iklan di TV”, sepertinya judul bagus untuk post berikutnya. Penjelasannya tunggu aja post yan berjudul ini.

Lanjut ke alasan lain. Diantara dua jenis ponsel ini (windows phone 7 dan Android), sebetulnya masih ada yang lainnya yaitu iPhone, webOS dan Samsung Bada (source: xda-developers). Namun dari segi harga dan dealer penjual susah dicari (kecuali di web jualan). Tipe iPhone juga sama saja meng-eksklusifkan diri dengan membuat copyright sebanyak2nya, maksudnya sampai ke warna dan bagian sisi yang melengkung juga di lindungi hak ciptanya (dan lebay).